Minggu 3 April benar-benar hari yang apes. Kaki rasanya mau copot, ketiduran ga nonton Derby della madoninna, Inter kalah di derby. Ya Tuhan....
Oh ya, belum lagi ditambah hina-hinaan dari fans Milansial gara-gara menang 3-0 lawan Inter. Bahkan fans klub di luar Serie-A pun ikut ngelece. -____-"
Tapi, santai kawan. Masih ada 7 pertandingan lagi. Masih ada 21 poin untuk mengejar defisit 5 poin #ngelestingkattinggi.
Yap, apapun yang terjadi, itulah hasil akhirnya. Aku silenzio stampa dan berbesar hati menerima kekalahan ini. Tapi, dengan catatan aku silenzio stampa bukan karena malu Inter kalah, tapi emang pada kenyataannya aku ga nonton jalannya pertandingan dan ga tau apa yang terjadi di pertandingan itu.
Salah satu kawan Interisti ku bilang Milan dan wasitnya curang. Kartu merah untuk Inter yang dipertanyakan, keputusan wasit yang ga ngesahkan gol Eto'o karena dianggapnya offside dan aksi diving Cassano yang membuat Milan dapat pinalti.
Well, itu adalah pendapatnya. Aku menghormati pendapatnya karena dia menyaksikan live pertandingan itu di TV. Aku bukannya ga bisa menyetujui pendapatnya, tapi emang pada faktanya aku ga nonton pertandingan itu. Sulit buat ku jelasi apa yang terjadi dilapangan. Jadi, apapun itu, aku tetap ga berkomentar aja.
Aku berbesar hati dan ngucapin selamat atas kemenangan Milan dari Inter. Aku terima ejekan kalian, tapi tetap ku ingati. Kemenangan ini belum tentu membawa kalian merebut scudetto. Masih ada 7 pertandingan untuk merebut 21 poin dan mengejar defisit 5 poin Inter. Jadi, be carefull!!! Kami bakal bangkit setelah kekalahan ini. Lupakan derby, lupakan defisit poin dari Milan, lupakan sejenak Serie-A, mari fokus ke Liga Champions INTER!!! Buktikan Inter bisa bangkit setelah kekalahan ini! HANCURKAN SCHALKE!!! FORZA INTER...!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar